Wednesday, September 13, 2017

Review Masks (LUSH Cosmetics) | Bahasa Indonesia

Hi guys! Ini pertama kalinya aku melakukan review produk di blogku. Mungkin akan agak aneh dan awkward, but please bear with me. Dan balik lagi, ga semua orang mungkin cocok sama produk ini. Jadi, ini pure review dari aku.

So, aku mau review produk masker dari brand LUSH Cosmetics. Pasti kalian semua sudah ga asing sama brand ini, meskipun belum masuk ke Indonesia. Aku pun sudah tahu tentang brand ini sejak lama tapi baru tertarik mencoba waktu aku ikut program student exchange di German. Awalnya aku sudah sering lewat dan mampir ke store LUSH Cosmetics di German, tapi karena satu dan lain hal aku selalu mengundurkan niat untuk membeli masker ini. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk beli masker dari LUSH ini waktu sedang liburan ke Belanda. Ada 3 masker yang aku beli. Mask Of Magnaminty (the most mainstream one), Cup O' Coffee, dan Cupcake. Dan asli, ketiganya bener-bener wangi dan bagus.

Mask Of Magnaminty adalah masker yang sudah dibahas orang di mana-mana. Dan menurutku produk ini memang bagus banget. Wanginya minty, tapi ga terlalu strong. Warna dari produk ini sendiri hijau muda. Tekstur Mask of Magnaminty ini memang seperti scrub pada umumnya, tapi butiran-butiran scrub yang ada di adonan masker ini sangat halus. Pada saat dioleskan di wajah rasanya langsung dingin dan segar gitu. Setelah pemakaian, kulitku terasa lebih bersih dan lembut. Untuk harganya sendiri, €8,95 untuk ukuran 125g.


Cup O' Coffee. Sesuai namanya, masker ini wangi kopi, dan out of 3 masks that I bought, I really really really like how this one smell. Baunya enak banget! Tekstur Cup O' Coffee ini beda dari Mask Of Magnaminty. Cup O' Coffee terasa lebih oily dan scrubnya sendiri lebih besar dan kasar, seperti tekstur coffee grind. Dan dari pengalamanku, setelah pemakaian masker yang ini, kulit terasa lebih halus dan wanginya stuck di wajah selama beberapa waktu. Cup O' Coffee ini aku beli dengan harga €9,95 untuk ukuran 150g.


Cupcake adalah masker pilihan terakhirku. Dari namanya, sudah pasti wanginya seperti cake. Precisely, chocolate cake. Untuk teksturnya, Cupcake ini cenderung kering dan seperti adonan kue. Dan Cupcake ini paling cocok untuk aku karena setelah dipakai, kulitku jadi bebas minyak. Kulit wajahku adalah tipe kulit yang sangat oily dan masker Cupcake ini betul-betul deep cleansing dan mengangkat minyak. Harga dari Cupcake ini lebih mahal dari dua masker sebelumnya, yaitu €11,50 untuk ukuran 75g.


Dari ketiga masker ini, untuk wanginya aku paling suka Cup O' Coffee tapi kalo urusan hasil, Cupcake juaranya. Sedangkan Mask Of Magnaminty sangat meninggalkan kesan bersih setelah pemakaiannya. Untuk penyimpanan, aku lebih suka dimasukan ke dalam kulkas karena waktu diaplikasikan ke wajah rasanya lebih dingin. Cara pemakaian tiga masker ini pun kurang lebih sama. Pertama, cuci tangan kalian terlebih dahulu kemudian aplikasikan ke wajah. Lalu kalian beraktivitas seperti biasa dan kurang lebih 20 menit kemudian digosok perlahan scrubnya. Kemudian bilas dengan air.
Lastly, aku sangat merekomendasikan 3 masker ini, terutama Cupcake untuk kalian yang wajahnya oily. Dan tenang saja, kalian ga perlu repot jauh-jauh ke Eropa karena store LUSH Cosmetics sudah ada di Singapore. Selain itu, banyak pula jasa titip di Instagram yang menawarkan produk ini. Go get them!

Sampai ketemu di review selanjutnya. :)

Wednesday, April 19, 2017

Life update.

Hi. It's me again. I'm writing again, surprisingly. I'm still alive.
Life has been pretty amazing these past 2 years. I haven't written you for so long. I got a scholarship, you know? I lived in Germany for 5 months!!! It was fun, it was really something different.
But now I'm back in Indonesia. I had lots to tell you guys. The concerts I've witnessed, the places I've been to, the people I've met.
Maybe I'll tell you everything, maybe not. All that you need to know is I am very very grateful for everything that has happened to me. I may lost something but then again I gained something more. Somehow the universe has been doing good, and I've been doing just fine.
I'll tell you something more, soon. I know I have nothing to do, but I swear I've been busy as well. Have a good day. Ciao.

Sunday, January 31, 2016

a nice warm day

You told me I smell good.
You didn't know your room is the best scent I've ever breathed.

I told you to never leave.
You didn't know how I suffered a day without you.

Friday, January 29, 2016

At All

All of the sudden, you don't feel anything
You don't even glance when someone told you that you're trouble
You don't even care anymore

You're numb. Words don't hurt, not anymore
You're so used to being called idiot
You even claim yourself as an idiot
It's like you're not idiot, idiot is you

Someday you're gonna understand everything
You'll be brave enough to stand on your own feet
You'll have the strength you once thought will never there
All of the sudden, you don't feel at all

Sunday, December 13, 2015

JINGGA - Jadikan Impianmu Nyata dengan Atma Jaya

JINGGA “Jadikan Impianmu Nyata dengan Atma Jaya”, adalah tema yang diusung oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kehadiran Universitas Katholik Atma Jaya Jakarta sebagai universitas yang memiliki program studi ilmu komunikasi. Acara yang cukup menarik perhatian beberapa penikmat suasana car fee day ini, terlihat antusias saat mendatangi rest area JINGGA.


Kegiatan Exhibition kelas Produksi Media Kehumasan ini dipersiapkan dalam jangka waktu satu bulan. Setelah melakukan beberapa kali rapat dengan seluruh anggota, akhirnya para penyelenggara sepakat untuk mengadakan kegiatan ini pada tanggal 13 Desember 2015. Kami memutuskan untuk menyelengggarakan acara ini di depan kampus Semanggi Universitas Katholik Atma Jaya, agar masyarakat bisa langsung melihat keberadaan kampus ini. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Komunikasi bekerja sama dengan MPR (Marketing Public Relation) Universitas Khatolik Atma Jaya Jakarta untuk membantu memperkenalkan Atma Jaya kepada masyarakat luas. Eksibisi ini diawali oleh penampilan Julius band dari mahasiswa ilmu komunikasi, selanjutnya acara dilanjutkan dengan senam pagi yang dipandu oleh salah satu MPR Atma jaya. Tidak hanya itu,  kegiatan ini diramaikan oleh games Beer Pong dengan melemparkan bola ping pong ke dalam sebuah gelas plastik dan pengunjung harus menjawab pertanyaan seputar Unika Atma Jaya yang terdapat didalam gelas tersebut.  Tim penyelenggara memberikan konsep berbeda dengan kegiatan Car Free Day pada umumnya. Tidak tanggung-tanggung, mereka  juga menyediakan sebuah sepeda sebagai hadiah doorprize. Namun, sayangnya hingga akhir acara belum ada yang berhasil memenangkan doorprize sepeda tersebut.  Dapat disimpulkan acara ini berlangsung sesuai dengan apa yang telah direncanakan, walau target pengunjung yang datang ke stand kami tidak sebanyak yang diharapkan.


Acara ini sebagai bentuk hasil produksi media kehumasan yang diadakan mahasiswa komunikasi jurusan Public Relation.  Eksibisi JINGGA merupakan sebuah awal pembelajaran untuk menjadi seorang Humas yang profesional dan berkualitas. Oleh karena itu, para dosen membekali para mahasiswa dengan memberikan pengalaman kegiatan kehumasan di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiwa belajar untuk beradaptasi dengan suasana lapangan, dimana mereka harus mampu mengatasi masalah yang ada diluar ekspetasi. 

Menurut Harry, salah satu pengunjung di kegiatan ini, Eksibisi ini sudah memiliki dampak positif, terlebih dengan berlangsungnya eksibisi mahasiswa Atma Jaya dinilai memiliki kreatifitas. Karena tidaklah mudah untuk merancang suatu kegiatan seperti ini. Namun, Harry juga sedikit memberikan kritik mengenai pengisi acara. Menurutnya, pengisi acara masih kurang menarik sehingga hanya beberapa orang yang mau datang ke rest area JINGGA.

JINGGA merupakan kegiatan yang terbilang sukses. Penikmat CFD bukan hanya berolahraga, namun juga terhibur dengan adanya rest area dari Atma Jaya ini. Program studi Komunikasi pun bangga menjadi role model bagi program studi lain yang akan mengadakan kegiatan serupa di waktu yang akan datang. Atma? Jaya!


Salam,
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya